Telegram Web
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
❀️ πŸ’¬ ➀
liked by @ofccarstreet and 10.789 others

Csr candu jj

Special tag : all admin ps

View all 3.266 comments
1 minutes ago β€’ see translations
────────────────────
βŒ‚ βŒ• ⊞ β™‘ β—―

#CARSMEMO
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
γ€Œ πŸŽ₯ 」—𝐂AMERA 𝐎N

Hallo semua! Selamat malam apa kabar nya malam ini? Semoga baik baik aja deh. Kenalin saya Denial Josh yang akan membawa konten pada malam ini. Salam kenal ya bestie carstreet. Pada konten pertama saya di carstreet saya akan membawakan topik tentang 'MARAH' dan juga '4 tipe kepribadian' #CARSKONTEN
ㅀㅀㅀㅀㅀㅀ​I. MARAH

Marah adalah salah satu emosi yang di miliki oleh manusia. Marah adalah reaksi yang normal dalam kehidupan sehari-hari. Marah memberikan sinyal peringatan kepada otak bahwa ada sesuatu yang salah dan memberikan energi pada tubuh untuk memperbaiki keadaan.

Amarah adalah angin yang memadamkan cahaya lentera yang menerangi pikiran. -Robert Green Ingersoll

α―½. Aspek positif dalam keadaan marah.

Saat kita marah kita dapat bertahan dalam menghadapi situasi.Ketika marah diekspresikan dengan konstruktif, serta tidak menyakiti, maka akan memberikan hasil yang positif seperti mengekspresikan emosi yang penting, mengidentifikasi permasalahan, upaya menangani kekhawatiran, dan memotivasi munculnya perilaku yang efektif. Ingat kata ini "It's oke to be angry but not ok to be mean"

α―½. Efek negatif dari marah

Ketika marah tidak di ekspresikan secara konstruktif dan sehat, maka akan menimbulkan permusuhan, kebencian,dan perbuatan agresi yang merugikan. Episode marah yang akut dapat memicu serangan jantung atau stroke hingga kematian.
ㅀㅀㅀㅀㅀㅀ​᯽. EKSPRESI MARAH

Dalam marah kita akan mengekspresikan rasa marah dengan salah satu ekspresi dari 3 ekspresi dalam marah. Berikut 3 ekspresi marah:

β€’ Ekspresi destruktif: ketika seseorang mengekspresikan marahnya dengan berteriak, membentak, meninju orang lain, merusak barang, atau melempar barang.

β€’ Memendam: sama sekali tidak mengekspresikan kemarahan dapat merusak diri. Beberapa efeknya yaitu dapat meningkatkan resiko tekanan darah, depresi, bunuh diri, permasalahan gastrointestinal, gangguan pernafasan, dapat menjadi pemicu seseorang merokok, minum, dan melakukan perbuatan berbahaya untuk dirinya sendiri dan lain sebagainya.

β€’ Cara terbaik mengekspresikan kemarahan adalah dengan mengontrol marah atau mengekspresikan marah dengan cara yang positif.
γ…€γ…€α―½. Lima Hal tentang Emosi Marah Menurut Aristoteles.

1. Dengan orang yang tepat: untuk menjaga kedisiplinan sebagai bentuk tanggung jawab dapat membuat seseorang marah

2. Dengan kadar yang tepat : tidak berlebihan, dan tidak melebih-lebihkan permasahan pada hal sepele.

3. Pada waktu yang tepat: kemarahan seharusnya tidak salah tempat dan tidak diekspresikan pada saat yang membuat orang lain malu atau malah memberontak.

4. Untuk tujuan yang tepat: kemarahan perlu ditunjukkan dengan maksud untuk memperbaiki atau mengembangkan orang lain atau suatu hal.

5. Dengan cara yang benar: kemarahan menunjukkan bahwa ada yang salah dan perlu dikoreksi. Ketidaksenangan dapat diekspresikan dengan tenang, tegas dan mendapat hasil yang lebih baik.
Bagaimana cara me-management marah?

a. Akuilah bahwa kamu marah- hal ini sangat sulit untuk orang yang terlalu ego (terlalu berfokus pada diri sendiri)

b. Analisis dan identifikasi sumber kemarahan –seringkali problem yang sesungguhnya sangat kecil tetapi bingung dengan perasaan negatif lainnya atau sudah menyimpan beberapa masalah dengan orang yang bersangkutan

c. Analisis perasaan marahmu: mengapa kamu merasa marah?

d. Analsis alasan mengapa kamu perlu marah

e. Analisis apakah rasa marahmu memiliki alasan yang masuk akal.

Beberapa cara meredakan marah

- berfikir sebelum berbicara
- menyendiri untuk menenangkan diri.
- melakukan aktivitas relaksasi
- berolahraga
- identifikasi sumber rasa marah dan cari solusinya.
ㅀㅀㅀㅀㅀㅀ​II. 4 tipe kepribadian.

O1. Plegmatis

β™«οΈŽ. Plegmatis adalah Kepribadian dengan memiliki kepribadian dingin
β™«οΈŽ. Plegmatis sering dikenal sebagai orang yang cinta damai.
β™«οΈŽ. Karakter ini menunjukkan pribadi yang lebih tenang, cenderung diam, mudah diatur, suka mengalah dan tidak menyukai adanya konflik.
β™«οΈŽ. sering menjadi penengah dalam sebuah konflik.
β™«οΈŽ. sifat buruk seorang plegmatis ialah sering memendam masalah karena tidak enak dengan orang lain sehingga merugikan hidupnya.

O2. Sanguinis

β™«οΈŽ. Sanguinis memiliki unsur kepribadian yang panas. Sanguinis ini dikenal memiliki pembawaan yang ceria, aktif dan optimis.
β™«οΈŽ. Sanguinis merupakan tipe yang suka menjadi pusat perhatian, ingin selalu disenangi oleh orang lain, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan selalu senang dengan situasi yang gembira seperti pesta maupun berkumpul bersama teman-teman
β™«οΈŽ. Sanguinis ini cenderung sulit untuk berkonsentrasi dan diajak serius, serta cenderung memberikan keputusan setelah berpikir pendek.
β™«οΈŽ. Mudah bergaul dengan orang lain.

O3. Koleris

β™«οΈŽ. Koleris memiliki unsur kepribadian yang kering.
β™«οΈŽ. Koleris ini dikenal memiliki pembawaan emosional, logis dan keras kepala. Kepribadian koleris merupakan tipe kepribadian seorang pemimpin
β™«οΈŽ. Menyukai petualangan, suka tantangan baru dan tegas dalam mengambil keputusan, serta tidak mudah menyerah maupun mengalah.
β™«οΈŽ. Suka menghabiskan waktu bersama orang-orang yang memiliki banyak pembicaraan serius.
β™«οΈŽ. Tipe orang yang tidak suka basa basi

O4. Melankolis

β™«οΈŽ. Melankolis memiliki unsur kepribadian yang basah.
β™«οΈŽ. Melankolis dikenal memiliki pembawaan yang serius dan tekun sehingga dalam membuat perencanaan akan dilakukan secara detail.
β™«οΈŽ. Mereka memiliki karakter cenderung rapi, teratur, terencana, dan mampu mempertimbangkan segala sesuatu setelah melihat hal-hal kecil.
β™«οΈŽ. Mereka memiliki karakter cenderung rapi, teratur, terencana, dan mampu mempertimbangkan segala sesuatu setelah melihat hal-hal kecil.
β™«οΈŽ. Sulit membangun suatu hubungan dengan orang lain.
2025/02/28 15:31:43
Back to Top
HTML Embed Code: